Sabtu, 10 Januari 2015

Cara Gampang Hilangkan Noda Aspal pada Mobil

Kurang baiknya kualitas aspal memberikan dampak yang kurang mengenakan bagi pemilik mobil. Umumnya, kerap kali ditemukan noda aspal yang menempel pada bodi dan pelek mobil.

Adanya bintik-bintik aspal pada bodi dan pelek membuat tampilan eksterior mobil kurang enak dipandang.
     

Berikut tips menghilangkan noda aspal pada mobil:

Saat mencuci mobil jangan menggosok bagian yang terdapat noda aspal. Gunakanlah tar remover atau minyak tanah untuk mengangkat noda. Cairan ini diklaim tidak akan membuat membuat cat mobil kusam atau terkelupas asalkan prosesnya dilakukan dengan benar.

Selain itu, hindari penggunaan carian campuran cat atau tiner untuk menghilangkan noda aspal pada mobil.
 
Cara bersihkan noda aspal

- Siapkan alat dan bahan pembersih, yakni kain halus yang bersih, kuas, dan tar remover atau minyak tanah

- Bersihkan terlebih dahulu noda aspal yang menempel pada bodi dan pelek mobil menggunakan air lalu keringkan

- Semprotkan atau oleskan cairan tar remover atau minyak tanah pada bagian yang terdapat noda aspal.

- Diamkan sekitar lima menit agar cairan tersebut bekerja. Setelah lima menit biasanya aspal akan melunak.

- Setelah aspal melunak lanjutan proses pembersihan dengan mengangkat aspal yang melunak menggunakan kain halus.

Jika masih ada sisa aspal, ulangi proses yang sama untuk mengangkat percikan aspal, sampai benar-benar bersih. Setelah semuanya terbebas dari noda aspal, cuci seluruh bodi mobil dengan sabun khusus kemudian bilas dan keringkan

Rabu, 07 Januari 2015

Cara Merawat Defogger yang Tepat

Meski tidak perlu perawatan khusus untuk defogger atau pemanas kaca belakang. Ada baiknya memperhatikan beberapa hal yang cukup penting. Seperti waktu untuk menghidupkannya, atau juga perilaku membersihkan kaca belakang. Sebenarnya keberadaan defogger ini cukup penting. Fungsi utamanya untuk menghalau kabut yang terjadi di kaca belakang atau kaca belakang bagian samping untuk sebagian tipe kendaraan.
        

Kabut ini datang jika suhu antara kabin dan bagian luar tidak seimbang. Biasanya datang saat hujan, karena di kabin pasti menghidupkan AC.Adanya kabut di kaca belakang jelas mengganggu pandangan pengemudi. Di sinilah fungsi utama dari defogger.
 
Paling utama yang harus menjadi perhatian yakni mengaktifkan defogger hanya saat dibutuhkan. Ketika sudah terdeteksi embun di kaca belakang, baru hidupkan. Jangan baru hujan sudah diaktifkan. Kemudian langsung matikan setelah embun hilang. Kerap terjadi, defogger tetap menyala padahal di kaca sudah tidak ada embun.

Hati-hati juga dengan soket atau konektor pada defogger. Posisinya yang berdiri, sangat mungkin tersenggol ketika kaca di lap. Meski sangat jarang rusak, tidak ada salahnya membuka soket yang ada untuk dilihat kondisinya. Bagi mobil yang sudah agak lama, hati-hati terhadap timah konektor, jangan sampai terlepas.

Senin, 05 Januari 2015

Lakukan Ini! Agar Mesin Mobil Selalu Prima

Untuk mendapatkan kondisi mesin yang prima sebenarnya tak perlu biaya mahal dan bahkan bisa dilakukan sendiri. Yang diperlukan adalah mengecek ruang mesin. Ritual ni bisa dilakukan siapa saja, bahkan oleh lady driver sekalipun.

Tidak perlu tiap hari, kalau mobilnya masih baru dan masih dalam kondisi sehat, seminggu sekali sudah cukup. Kalau mobil lama, seminggu 2 kali.
    

Pengecekan rutin ini praktis kok. Tak perlu belepotan oli. Hanya beberapa bagian yang vital untuk kinerja mesin. Kalau tertib dilakukan, mesin sehat, belanja pun hemat. Berikut diantaranya:

AIR
Periksa level air radiator. Sebelum menambahkan, pastikan tahu dulu batas minimal dan maksimalnya. Paling baik air yang ditambahkan pakai air destilasi. Air ini tidak mengandung mineral sehingga meminimalkan korosi. Air destilasi yang paling baik, air buangan AC.

Setelah menambahkan air, pastikan saat menutup kembali juga dilakukan dengan benar. Di posisi atau sudut yang sama dengan sebelumnya dan terkunci dengan kencang. Jadi enggak ada kejadian di tengah jalan mendadak tutup radiator kebuka.

OLI
Cek level oli mesin secara berkala. Saat memeriksa oli, pastikan mobil berada dalam posisi rata. Siapkan tisu untuk mengelap stik oli, sehingga ketika dicelup lagi batas level oli dan titik minimal/maksimal di stik terlihat jelas.

Level pengisian oli yang paling aman adalah di antara titik minimal dan maksimal. Jangan sampai kelebihan. Kalau sampai terjadi kelebihan menambahkan oli, lebih baik hubungi bengkel kepercayaan Anda.

AKI
Pengecekan aki secara teratur perlu dilakukan kalau Anda masih memakai aki basah yang mesti diisi cairan secara berkala. Pastikan aki selalu terisi cairan, jangan sampai kering. Cek dari ujung sisi kutub ke tengah.

Area ujung yang dekat dengan kutub perlu perhatian lebih, karena bagian ini yang menerima beban kerja lebih dulu. Kalau kepala-kepala aki berjamur, ada warna putih, segera bersihkan. Caranya gampang, tuangi air panas sampai bersih, lalu keringkan.

Pengecekan mesin, menambahkan oli dan cairan-cairannya sifatnya seperti vitamin, tidak bisa ditabung. Jadi tidak bisa diisi melebihi batas maksimal, agar sesudah itu tidak perlu diperiksa lagi dalam waktu lama. Tapi seperti vitamin, semua harus dilakukan sesuai porsinya. Tidak kurang dari batas minimal, tidak lebih batas maksimal.
  
Waktu pengecekan jangan hanya berdasarkan pada jarak tempuh saja. Tapi berdasar engine hours, lamanya mesin bekerja. Karena bisa saja jaraknya pendek, tapi karena macet mesin bekerja dalam waktu yang lama. 

Jumat, 02 Januari 2015

Mengenal Jenis Ban Mobil Berdasarkan Kembangnya

Cara paling umum untuk memilih karakter ban adalah berdasarkan bentuk telapaknya. Ban meskipun telapaknya serupa, performa tiap merek bisa berbeda. Setidaknya ini bisa menjadi referensi awal sebelum memilih ban.
 

Unidirectional
Dikenal pula sebagai ban satu arah. Artinya ban hanya akan bekerja optimal bila diluncurkan searah yang direkomendasi pabrikannya. Biasanya ban jenis ini memiliki telapak berbentuk V atau anak panah.

Ban satu arah biasanya lebih berkarakter ke arah sport, telapak satu arah akan memudahkan ban untuk membuang air ke kanan dan kiri ban.

Asimetris
Sesuai namanya, ban jenis ini memiliki kembang tidak simetris. Untuk menggunakannya di pelek, Anda tidak memakai petunjuk arah gelinding, melainkan petunjuk bagian dalam dan bagian luar ban.

Bagian dalam digunakan untuk membuang air, sementara bagian luar untuk bermanuver di jalan kering, intinya ban asimetris ini mengoptimalkan pengendalian di kering dan basah.

Saat ini telapak ban asimetris banyak dipakai pabrikan ban untuk line-up premium mereka. Hal ini menunjukkan kalau telapak asimetris dinilai baik untuk mengakomodir segala jenis cuaca dengan kenyamanan optimal.

Eco Tyre
Sekarang juga marak pabrikan ban menelurkan produk ban eco, alias bisa menghemat pemakaian BBM. Kunci utama dari ban eco ini adalah hambatan gelindingnya yang sangat rendah.

Ban eco memiliki ciri khas di telapaknya. Alih-alih memakai desain rumit, ban eco lebih sederhana desainnya. Ini yang membuat hambatan ketika menggelinding jadi rendah. Lebar ban minimal dengan telapak sederhana membuat daya cengkeramnya tak sebaik ban sport.

Semi-Slick
Ban jenis ini digemari pecinta kecepatan untuk meningkatkan daya cengkeram. Ban semi-slick memiliki bidang kontak maksimal dengan aspal, sehingga alur airnya sangat sedikit. Di jalan kering performanya memang sangat luar biasa.

Tapi jangan coba pakai ban ini di hujan. Minimnya alur pembuangan membuat air berturbulensi di bawah ban. Hal tersebut akan membuat mobil mudah tergelincir. Karena hujan tak bisa ditebak, jangan memakai ban ini untuk keperluan harian.

Alur Air Lebar
Ada beberapa ban yang memiliki alur pembuangan air sangat lebar. Bahkan ada pula ban yang seperti dibelah tengahnya untuk alur air. Seperti bisa ditebak, performanya dalam membuang air sangat hebat. Di hujan lebat sekalipun, air dengan mudah dibuang sehingga ban tetap mencengkeram ke jalan.

Kekurangan dari ban ini ada 2. Pertama adalah daya cengkeramnya di kering karena luas karet yang menempel aspal juga minim. Lantas alur besar membuat kebisingannya di jalan meningkat.

Jumat, 19 Desember 2014

Panduan Membeli Head Unit Android untuk Mobil



Sekarang ini pilihan head unit android aftermarket yang ditawarkan beragam, hal ini sebuah keuntungan buat konsumen. Pemilihannya pun harus selektif, agar headunit yang di dapatkan sesuai dengan yang di inginkan. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:
   


Sesuaikan dengan Anggaran

Ada baiknya menyesuaikan dengan anggaran yang dipunyai ketika ingin memiliki head unit android. Karena ragamnya harga yang beredar dipasaran memberi keuntungan kepada calon konsumen.

Tentunya dengan harga head unit yang murah bukan berarti, tidak bagus. Parameter Anda pun bisa berpacu pada spesifikasi dari headunit tersebut.

Menyesuaikan dengan Kebutuhan

Sungguah sia-sia ketika kita membeli headunit dengan banyak fitur, tetapi fitur tersebut tidak digunakan. Sebaiknya pikirkan terlebih dahulu fitur apa saja yang di butuhkan di dalam head unit Android.

Tentunya dengan membeli head unit sesuai dengan kebutuhan, Anda pun bisa menekan budget dan bisa mengalokasikan uangnya untuk upgrade  pada bagian audio lainnya.

User friendly

Head unit ini juga harus user friendly dengan penggunanya. Pilihlah head unit yang memberikan tampilan menunya mudah dimengerti, sehingga ketika mengoprasikannya tidak memecah konsentrasi saat berkendara.

Selain itu terdapat fitur mirrorlink pada beberapa head unit android. Fitur ini memindahkan tampilan gadget di head unit android tersebut. Dengan begitu ketika di dalam kendaraan, dapat mengontrol gadget melalui headunit.

Senin, 01 Desember 2014

Mengenal �Aquaplaning� dan Cara Antisipasinya


Sudah selayaknya pengendara lebih berhati-hati saat mengemudi di permukaan jalan yang diguyur hujan, karena pandangan sekitar yang buruk, jalanan licin, genangan air, serta rintangan yang tak terduga seperti pohon tumbang.

Dalam kondisi ini, pengendara memerlukan penyesuaian cara mengemudi dan kewaspadaan ekstra. Terutama saat memeriksa kondisi mobil agar tetap prima. 

Apa sih yang dimaksud aquaplaning? Ini adalah kondisi dimana air di depan ban berkumpul dan tidak dapat dialirkan maupun diteruskan meski roda berputar. Akibatnya, ban kehilangan traksi atau cengekraman. 

Berikut cara mengantisipasinya:

1. Perlambat kendaraan saat melintasi genangan air untuk mengecilkan risiko terjadinya selip dan menambah jarak aman dengan kendaraan di depan. Kecepatan yang lebih rendah juga mengurangi kemungkinan terjadinya aquaplaning. Akibatnya, ada lapisan lain (air) antara ban dan permukaan jalan, akibatnya ban mulai "mengambang" dan kendaraan berpotensi tergelincir karena tidak ada daya cengkram.

2. Pengendara dapat menyadari ketika mengalami aquaplaning saat kemudi tiba-tiba terasa ringan dan kendaraan tidak merespons gerakan kemudi.

3. Gejala lain adalah pengendara melihat putaran mesin (RPM) naik turun secara tiba-tiba namun tanpa peningkatan kecepatan. Hal ini biasanya disertai dengan perasaan kendaraan "berkedut" (ketika ban sejenak kehilangan cengkraman, sebelum mendapatkan kembali kendalinya). Ini adalah tanda bahwa ban Anda mulai mengalami aquaplane.

4. Ketika aquaplaning terjadi, pengemudi harus mengurangi kecepatan tanpa melakukan pengereman dengan cara mengurangi akselerasi secara bertahap. Tunggu kendaraan hingga melambat dan memungkinkan ban untuk mendapatkan kembali cengkeraman.

5. Jika kendaraan mulai tergelincir, pengemudi harus menjaga kemudi ke arah yang dituju sampai mobil tersebut berjalan lurus lagi.

6. Jaga tekanan konstan dan ringan pada pedal gas. Mengemudi secara halus adalah kuncinya.

Film Pembelajaran Sistem Rem, klik disini.

Senin, 24 November 2014

Lakukan Ini Saat Mobil Mogok di Jalan Tol


Untuk pengemudi awam yang tidak mengerti soal teknis, mogok menjadi momok yang menakutkan. Kondisi ini menyebabkan panik berlebih. Semakin parah jika mobil bermasalah di jalan tol. Apa yang harus diperbuat?


Berikut langkah demi langkah yang harus dilakukan saat tiba-tiba bermasalah di jalan bebas hambatan:

1. Pinggirkan dengan aman. Saat menyadari ada yang tak beres pada mobil, jangan gegabah dan langsung menginjak rem serta berhenti mendadak. Jika mesin mati, netralkan gigi, lalu manfaatkan momentum laju untuk meminggirkan mobil. Jangan lupa beri tanda (lampu sein). Coba pepetkan mobil di pagar pembatas, atau bahu jalan.

2. Pastikan keberadaan mobil terlihat jelas. Menyalakan lampu hazard adalah hal wajib untuk memberi tanda. Jika malam, tak cukup dengan hazard, nyalakan juga lampu rem. Pengemudi di yang akan melintas dari belakang akan segera paham untuk menjauh dari mobil Anda. Jangan lupa untuk memasang segitiga pengaman agak jauh dari posisi mobil berhenti.

3. Keberadaan Anda juga harus terlihat. Di beberapa negara Eropa, membawa rompi atau jaket yang bisa memantulkan cahaya adalah hal yang legal. Membuat Anda terlihat di malam hari saat mogok, dan tentunya akan menjaga keselamatan, terutama saat menunggu bantuan datang.

4. Evakuasi! Penting untuk segera menurunkan semua penumpang atau barang berharga. Jika sewaktu-waktu mobil tertabrak dari belakang, semua penumpang akan terhindar dari celaka. Pilih lokasi aman dan tetap terlihat. Saat menunggu bantuan, ada baiknya menjauhi mobil. Jika ada pembatas jalan, ada baiknya berlindung di baliknya. Jangan mencoba untuk balik lagi ke mobil meski sedan dingin atau hujan sekali pun.

5. Jangan buang waktu memperbaiki. Meski Anda tahu permasalahannya, jangan menghabiskan waktu di pinggir jalan tol yang berbahaya itu untuk memberbaiki. Anda tidak aman, bahkan hanya untuk sekadar ganti ban.


6. Telepon. Paling benar adalah segera menelepon untuk meminta bantuan dan membawa mobil ke tempat yang lebih aman atau lapang. Pastikan selalu ada ponsel saat berkendara jarak jauh atau ponsel tidak low batt.

7. Berjalan dengan aman. Jika mobil sudah menyala atau akan diderek meninggalkan tempat, pastikan berjalan pelan dengan aman ke lajur lambat.