Tampilkan postingan dengan label Audi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Audi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Maret 2013

Tips Agar Mobil Bekas Tetap Dihargai Tinggi

Tinggi rendahnya harga jual mobil bekas atau mobkas sangat tergantung dua hal, yakni merek dan kondisi. Untuk merek, tertinggi masih dipegang kendaraan buatan Jepang. Soal harga, masing-masing kota atau wilayah punya harga pasaran tersendiri.

Misalnya, mobil�dengan merek, tahun, dan kondisi sama�berdomisili di Jakarta Utara tidak lebih mahal dari yang di Jakarta Selatan. Pasalnya, yang di Jakarta Utara mengandung kadar garam lebih tinggi karena dekat dengan laut. Kemudian, harga mobkas di Jakarta lebih murah ketimbang di Yogyakarta atau Medan (Sumut) karena pedagang di dua daerah terakhir mengambil mobil dari Jakarta.


Selain wilayah, harga mobil juga ditentukan oleh kondisi fisik. Kalau kurang terawat, itu jelas bikin harga mobil jadi rendah. Nah, ada 7 cara yang bisa dilakukan jika Anda menginginkan harga mobkas tinggi.

1. Cat orisinil Ini yang diperhatikan sebagian calon pembeli sebelum beralih ke mesin dan interior. Lalu, pelat bodi diteliti, pernah tabrakan atau tidak. Apalagi jika terdapat bekas gores atau baret, maka ini perlu dihilangkan. Beberapa perlengkapan di bodi, seperti lis, logo, atau antena, sebaiknya masih utuh, termasuk komponen lampu. 

2. Interior Warna dasbor, panel pintu, dan jok belum pudar. Kondisinya pun tak ada yang retak atau bolong, khususnya dasbor dan panel pintu. Jika kabin kotor, bau tak sedap, dan lenyapnya beberapa komponen atau tidak berfungsi dengan baik, maka semua ini akan membuat harga mobil jatuh. 

3. Pendukung kenyamanan AC yang dingin menjadi salah satu faktor terpenting bagi calon pembeli. Lalu, kondisi busa dan pelapis jok masih terawat, begitu juga sabuk pengaman diharapkan terpasang dan berfungsi baik. 

4. Kondisi mesin Ada pembeli terkadang lebih mementingkan kondisi mesin bagus ketimbang bodi. Makanya, munculnya lelehan oli mesin atau air radiator, knalpot berasap tebal, dan beberapa komponen sudah tidak asli bisa menjatuhkan harga. Kalau punya bukti perawatan berkala dan perbaikian tertentu, maka hal itu akan menambah nilai mobkas. 

5. Bunyi-bunyian Hal ini bersumber dari mesin, kaki-kaki, dan interior. Bunyi-bunyian muncul karena ada dua komponen saling bergesek atau sudah kering lantaran kurang gemuk. 

6. Perlengkapan tambahan Penambahan aksesori dapat menaikkan harga jual, seperti sistem audio yang sudah up-grade, pakai pelek lebar, penggantian shift knob, setir balap, dan jok semi-bucket racing

Di sisi lain, ada yang beranggapan, justru penambahan aksesori tidak sesuai selera pembeli sehingga ada biaya tambahan untuk mengembalikan kondisi mobil ke standar. Jika begitu, calon pembeli punya peluang untuk menekan harga.

Kamis, 24 Januari 2013

Inilah Teknologi Lampu Terbaru dari Audi

Pabrikan otomotif asal Jerman, Audi memamerkan teknologi pencahayaan mobil terbarunya. Kali ini Audi merilis konsep lampu ekor dengan teknologi 'Swarm'.

Audi disebutkan menggunakan konsep bentuk lampu yang lebar dan menggunakan teknologi pencahayaan OLED (organic light-emitting diode).
Lampu canggih yang terlihat seperti sekawanan serangga ini akan bereaksi terhadap gerakan-gerakan yang dibuat mobil, sehingga pengendara di belakangnya diharapkan dapat memahami dan dapat mengantisipasi pergerakan dan manuver mobil.

Lampu ini akan bergerak dengan tampilan yang indah setiap kali mobil di gas. Ketika mobil berbelok, lampu mobil tersebut secara berbarengan akan berpindah ke arah mobil dibelokan, berikut tampilan cahaya lampu sen uniknya.

Ketika mobil melambat dan berhenti, tampilan lampunya juga akan semakin mengecil selaras dengan kecepatan mobil yang berkurang.

Karena di masa depan mobil-mobil akan memiliki suara yang lebih minim sehingga butuh cara yang lebih baik untuk mengetahui keberadaan mobil dan menjaga jarak keselamatan antara mobil yang satu dengan yang lainnya.