Tampilkan postingan dengan label alat cuci mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alat cuci mobil. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Januari 2014

Tips Rawat Bagian Bawah Mobil

Saat musim hujan, fokus utama membersihkan mobil tertuju ke bodi. Tidak salah memang. Apalagi jika setiap hari mobil disiram hujan. Tentu Anda memiliki prioritas. Untuk itu, seringkali kolong mobil dilupakan. 

Padahal, di kolong mobil terdapat berbagai komponen penting mobil. Seperti kaki-kaki yang terdiri atas sistem rem, suspensi, dan kemudi. Termasuk pula bagian bawah mesin dan transmisi. Ada juga dek yang berisiko karat jika tidak dijaga kebersihannya. Semakin penting jika Anda habis melewati banjir atau jalan berlumpur.


Sebenarnya menjaga kebersihan kolong mobil tidaklah sulit. Sebulan sekali Anda bisa bawa ke tempat cuci mobil yang dilengkapi perangkat hidraulis untuk mengangkat mobil. Air tekanan tinggi yang disemprotkan mestinya ampuh mengenyahkan kotoran yang menempel. 

Bagaimana kalau Anda tidak sempat ke tukang cuci mobil hidraulis? Sempatkanlah untuk melongok kolong mobil. Minimal seminggu sekali. Memang keleluasaan Anda berkurang. Setidaknya, minimal bisa mereduksi potensi kotor. 

Semprotkan air bertekanan dari sela-sela gril dan lubang udara di bumper agar kotoran rontok. Bersihkan sela-sela bumper bagian dalam dengan sikat. Gunakan sikat nylon yang memiliki tangkai panjang untuk memperluas jangkauan. Kalau masih kurang yakin, gunakan tangan untuk memeriksa kembali. 

Untuk memeriksa area sekitar ban, putar sedikit roda ke arah luar untuk memperluas akses ke kaki-kaki. Semprot dengan air bertekanan agar kotoran rontok. Bantu dengan sikat bertangkai panjang. 

Spons yang dilumuri sampo mobil bisa dikaryakan. Tapi tetap waspada dengan sensor yang terpasang di kolong mobil. 

Jangan lupa untuk membersihkan dek di atas ban. Cukup dengan kain lap karena ada lapisan anti-karat di sana. Untuk mudahnya, bisa dipakai spons yang sudah dibasahi dengan sampo mobil. 

Bersihkan pula pelek dan ban agar tampil segar kembali. Sambil bergerak ke belakang, semprot dek dengan air bertekanan. Beri perhatian khusus pada sudut pertemuan dengan bodi mobil. Pakai sikat nylon untuk memastikan kotoran rontok. 

Paket sepatbor, bumper, dan kaki-kaki belakang sama metode pengerjaannya dengan depan. Oh ya, jangan lupa untuk memeriksa karet-karet pada kaki-kaki mobil. Kalau robek, segera ganti. Kolong mobil pun terjaga kebersihannya.

Selasa, 05 Februari 2013

Tips Cegah Efek Buruk Air Hujan

Saat Musim hujan seperti sekarang ini, semua bagian bodi mobil yang dibuat dari pelat besi berisiko terserang korosi. Kecuali mobil Anda menggunakan aluminium sebagai bahan pembuat bodinya. 

Celakanya, air hujan bisa masuk ke celah-celah dan sudut bodi yang kurang mendapat perhatian. Dan air ini akan lebih lama bersarang jika terdapat kotoran seperti pasir yang membuatnya lebih susah kering. Jika dibiarkan, air ini akan menimbulkan oksidasi dan selanjutnya berubah menjadi karat.
Cara paling mudah mencegah karat di mobil adalah dengan mencucinya secara teratur. Minimal seminggu sekali, atau dalam musim hujan seperti sekarang, seminggu dua kali. Dengan mencuci teratur, kotoran akan hilang dan air lebih mudah mengering. 

Selain itu, oksidasi atau bercak juga bisa timbul pada permukaan cat. Air hujan yang dibiarkan lebih dari 24 jam akan berpotensi memunculkan water spot. Jika water spot ini dibiarkan, lama kelamaan akan berubah menjadi acid spot. Selain membuatnya sangat sulit atau bahkan tak bisa dihilangkan, spot ini akan mengurangi kekuatan cat melindungi bodi. Dan jika cat sampai pecah, pelat besi pun akan langsung terkena udara lembab serta air, dan selanjutnya akan timbul karat. 
Di samping air hujan, kotoran burung, getah pohon, asap knalpot dan kawasan pantai juga merupakan senyawa yang sangat berbahaya bagi cat mobil Anda. Berikut beberapa tips ringan untuk mencegah munculnya karat: 

1. Cucilah kendaraan Anda jika habis kena air hujan
2. Lap pakai kain bersih hingga benar-benar kendaraan Anda kering
3. Poles mobil dan bubuhkan wax  agar air tak mudah menempel, sekaligus memberi perlindungan tambahan pada bodi mobil.
4. Cucilah paling tidak 2 minggu sekali di tempat pencucian mobil agar kotoran di kolong tersingkir



Artikel Terkait:
Panduan Memilih Ban Mobil saat Musim Hujan
Kenali Bagian Rawan Jamur dan Karat pada Mobil