Tampilkan postingan dengan label wax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wax. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Maret 2014

Tips Agar Tidak Tertipu Beli Mobil Bekas Kebanjiran

Membeli mobil bekas atau mobil seken butuh ketelitian. Sebagai langkah antisipasi, tentu pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan. Termasuk performa secara keseluruhan menjadi dasar sebelum memboyong mobil idaman. 

Jadi bukan lantaran banderol murah, tapi sejatinya, karena segala sisi dari mobkas itu masih pada kondisi yang dapat Anda terima. Termasuk bebas dari rendaman banjir tentunya. Nah, ada beberapa langkah untuk menghindari mobil bekas rendaman banjir. Jangan terpedaya dengan penampilan eksterior semata. Paling tidak, efek samping yang bakal didera bisa dihindari dengan mengetahui ciri-cirinya. 

Periksa interior 
Paling kentara dengan memeriksa kondisi interior. Jangan terkecoh dengan penampilan eksterior kala berhadapan dengan mobil yang sedang diincar. Periksa panel dan sudut yang ada di kabin. Seperti di bawah dasbor, di bawah ban cadangan di kabin, panel instrumen, door trim, kompartemen, hingga ke lokasi baut di interior. Umumnya, ada endapan kotoran berupa lumpur masih menyisa di area ini. 

Bau tidak sedap 
Masih dalam area kabin, mobil yang pernah terendam banjir, pasti menyisakan bau tidak sedap. Bila saat membuka pintu, bau tidak sedap terendus, Anda mesti curiga. Pun demikian bila aroma pewangi yang berlebihan. Kecurigaannya, si penjual menyiasati kondisi ini untuk memanipulasi aroma kabin. Bisa juga dari bau tak sedap dari AC. Bercak atau noda Logikanya, bila mobil dalam kondisi terendam, kotoran berupa lumpur bakal membekas. Lihat saja, sejumlah peranti di kabin seperti jok, karpet hingga karet pintu. Periksa teliti perbedaan warnanya dan sisa kotoran yang masih melekat. Bila di karpet, periksa bagian bawahnya atau pada karet pintu. Sementara jok, lihat gradasi warnanya. 

Cek perangkat elektronik 
Coba Anda cek fungsi perangkat elektronik. Seperti mengecek fungsi lampu, central door lock, power window, wiper, slot lighter, lampu sein, suara ketika mesin distart dan lainnya. Pastikan kondisi peranti elektronik itu dalam kondisi baik. Bila tidak, kemungkinan pernah terendam banjir menjadi alasan kuat untuk kasus ini. 

Domisili 
Anda bisa menanyakan domisili pemilik mobil. Bisa juga memeriksa lewat STNK. Setidaknya, informasi domisili menjadi dasar untuk melanjutkan proses selanjutnya. Perhatikan lokasi tempat tinggal dan aktivitas kesehariannya, rawan banjir apa tidak. Langkah ini memang untuk meyakinkan saja, bila mobil yang belum balik nama dan dipakai di daerah berbeda dengan STNK.

Jumat, 07 Maret 2014

Yang Harus Dihindari Agar Lampu Mobil Tidak Kusam

Tampilan mobil dengan lampu yang bening menjadi impian bagi setiap orang. Biasanya masalah lampu kusam itu sering terjadi pada mobil yang usia pakainya lebih dari 5 tahun. 

Lampu Mobil
Penyebab utama lampu kusam karena sudah lama atau usia pakai. ada juga karena kepanasan atau sering tersorot sinar lampu dari dalam. 

Faktor lainnya, selain ditambah sering terkena pasar dari sinar lampu juga karena sering kehujanan dan tidak langsung di lap ketika hujan reda. Itu menyebabkan pernisnya kalah dan menjadikan kaca lampu menjadi buram atau berwarna kuning kusam. 

Proses kaca lampu mobil dari bening hingga ke buram atau kusam bisa sampai 5 tahun atau lebih. Sebaiknya untuk memperpanjang umurnya harus pintar-pintar merawatnya. Misalnya setelah kehujanan langsung dilap sampai kering. 

Jangan pula menggunakan lampu dengan watt yang besar serta lampu yang palsu karena sinarnya yang bisa membuat kaca menjadi panas dan cepat menguning.

Minggu, 02 Maret 2014

Mengenal Jenis Cuci Mobil dan Plus Minusnya

Ketika musim hujan seperti sekarang ini, ritual mencuci mobil merupakan salah satu kebutuhan pokok para pemilik mobil. Mencuci mobil sendiri bagi sebagian orang bisa menjadi hobi, namun kebanyakan tidak memiliki waktu untuk melakukannya. Padahal di sisi lain, mobil kotor sangat tidak sedap dipandang mata. 

Pengusaha tempat pencucian mobil pun berlomba-lomba menawarkan beragam paket atau jenis kepada konsumen. Namun masih ada pemilik mobil yang belum mengetahui dengan jelas jenis-jenis cuci mobil itu. 

Salah satunya yakni cuci steam. Sejatinya, jenis cuci ini menggunakan semprotan air dengan temperatur tertentu, toh banyak yang salah kaprah. 

Kebanyakan bengkel mengklaim menggunakan cara steam (uap). Padahal mereka hanya menggunakan pompa tekanan tinggi (high pressure pump), sedangkan yang benar-benar menggunakan steam bisa dibilang langka. 

Memang kedua alat ini yang membedakan mencuci mobil di rumah dengan di tempat pencucian mobil. Selain itu cukup banyak juga bengkel yang dilengkapi single post lift untuk mempermudah pencucian bagian kolong mobil. 

Yang jelas, masing-masing cara mencuci mobil mempunyai kelemahan dan kelebihan. Dari sinilah Anda dapat memilih yang sesuai dengan kebutuhan. Berikut jenis-jenis cuci mobil yang ada:

Manual Cuci mobil jenis ini pengerjaannya terbilang lama dan Anda pun bisa mempraktikkannya sendiri. Prosesnya terbilang sederhana, begitu juga peralatan yang digunakan. 

Karena itu sebagian besar konsentrasi pembersihan terbatas pada bagian mobil yang kasat mata, seperti bodi, pelek, dan ban saja. Lainnya tidak terlalu menjadi perhatian. 

Namanya juga manual, jangan heran kalau kerap masih ada sisa kotoran yang melekat, misalnya di bagian kolong. Meski kini sudah tersedia jasa cuci mobil dengan peralatan tambahan dan cuci otomatis, pencucian mobil manual masih tetap eksis. Jasa pencucian mobil yang sederhana juga biasa ditawarkan penjaga parkir di perkantoran atau kampus. 

Harga yang ditawarkan relatif murah yakni berkisar Rp 10�15 ribu. 

(+): Murah, bisa dikerjakan sendiri, perlengkapan sederhana, kadang tidak perlu menunggu karena dikerjakan saat Anda bekerja atau kuliah 
 (-): Hasil tidak begitu maksimal terutama bagian kolong 

High pressure pump tanpa tangga Inilah pencucian mobil komersil paling sederhana. Yang penting tersedia tempat, pompa tekanan tinggi, air dan sabun atau sampo. Karena pengalaman, umumnya mereka mampu mencuci lebih bersih dan cepat dibanding mencuci sendiri di rumah. Apalagi jika dikerjakan lebih dari satu orang. 

Umumnya, biaya cuci mobil seperti ini sekitar Rp 15.000. 

(+): Murah, lumayan bersih karena menggunakan high pressure pump. 
(-): Bagian kolong masih belum terjangkau, apalagi interior. 

High pressure pump dengan tangga Bisa dibilang cuci jenis ini ada di kelas menengah. Walaupun mobil tidak diangkat namun bagian kolong masih terjangkau karena adanya tangga mobil. Tangga ini bisa terbuat dari konstruksi besi atau semen. 

Kebersihan cuci jenis ini juga lebih terjamin, apalagi ada yang menyertakan jasa vakum untuk interior. Dan ada juga yang bisa dibilang semi-salon, karena proses finishing yang lebih detail. 

Jasa cuci ini sekitar Rp 15-20 ribu. 

(+): Bersih luar dalam, harga masih terjangkau 
(-): Waktu pengerjaan cukup lama karena finishing lebih detail 

High pressure pump dengan single post lift Cara ini menjamin kebersihan kolong karena mobil diangkat dengan lift. Umumnya yang memiliki cuci jenis ini adalah bengkel mobil yang cukup besar. 

Di tempat tertentu kebersihan bagian dalam sepatbor lebih baik karena roda dilepas semua dalam pengerjaannya. Finishing tentu ditawarkan dengan vacuum cleaner serta pemberian obat poles pada ban, dasbor dan bagian karet lain. 

Jaminan kebersihan mobil ini juga harus dibayar mahal, sekitar Rp 20-50 ribu. 

(+): Paling bersih, bisa sekaligus servis mobil 
(-): Mahal, harus menunggu paling tidak satu jam 

Automatic car wash Mesin cuci mobil sudah lama digunakan pada negara maju, namun di Indonesia baru populer pada sekitar 2000-an. Investasi mahal jelas merupakan penyebabnya, ditambah dengan sumber daya manusia yang relatif murah di sini. 

Dengan tuntutan zaman serta seringnya pemilik mobil dikejar waktu, cuci mobil otomatis mulai banyak khususnya di Jakarta. Tetapi tidak seperti negara maju, penggunaan SDM masih banyak pada cuci jenis ini walaupun sudah menggunakan mesin. 

Penggunaan mesin jelas mempersingkat waktu mencuci. Untuk bagian luar saja hanya memerlukan 5 menit, bahkan bisa 3 menit jika tidak ada antrean. Namun untuk finishing secara manual, bisa menambah sekitar 10 menit. 

Kebersihan bisa dibilang lumayan baik untuk waktu sesingkat itu dan ditunjang juga dengan penggunaan sampo khusus. 

Biayanya juga bisa dibilang murah, sekitar Rp 15 ribu untuk cuci luar saja. 

(+): Tidak perlu menunggu, cukup santai di dalam mobil 
(-): Bagian kolong dan mesin tidak terjangkau 

Steam Untuk hasil maksimal, cuci steam (uap) memang menjanjikan hasil maksimal. Dengan temperatur air antara 60�-80� Celcius, kotoran yang agak membandel seperti lelehan oli, getah dan lainnya bisa tergusur. 

Sayangnya, jasa cuci steam relatif jarang dijumpai dibanding dengan jenis lainnya. Malah kini pemakaian istilah cuci steam disalahartikan dan mengacu pada model cuci dengan high pressure pump. Karena penyedia jasa tersebut tetap memberi label cuci steam. 

Secara prinsip kerja, jenis cuci model ini tak jauh beda dengan lainnya. Cuci jenis ini relatif mahal ketimbang yang biasa karena air perlu dipanaskan lebih dulu. 

(+): Hasil maksimal, lelehan oli dan kotoran membandel bisa dirontokkan 
(-): Relatif jarang, harga mahal, bila tidak hati-hati bisa merontokkan lapisan antikarat di kolong

Minggu, 02 Februari 2014

Tips Rawat Mobil yang Parkir di Luar Rumah

Jaman sekarang banyak pemilik kendaraan roda empat memiliki mobil lebih dari satu. Meski memiliki mobil lebih dari satu, tapi tak demikian dengan daya tampung garasi rumahnya. Tak sedikit pemilik mobil memiliki rumah dengan kapasitas garasi hanya satu mobil.

Tentu hal itu membuat salah satu mobil diparkir di luar rumah dan tanpa atap. Konsekuensinya mobil yang diparkir di luar rumah mau tidak mau mengalami terpaan cahaya matahari langsung, debu, dan guyuran hujan. Bahkan ada risiko terserempet kendaraan lain yang melintas.


Konsekuensinya pemilik mobil harus melakukan perawatan dan perlindungan ekstra terhadap kendaraan tersebut. Berikut ini hal-hal yang harus dilakukan oleh pemilik mobil:

Perhatikan Posisi Parkir

Penentuan lokasi parkir dan posisi kendaraan di luar rumah perlu Anda pertimbangkan. Jika ada, sewa tempat parkir yang ada di sekitar rumah Anda. Jika tak ada dan harus diparkir di depan rumah, sebaiknya tidak di bawah pohon dengan alasan mencari teduh. Utamanya pohon yang berpotensi meneteskan getah.

Getah merupakan musuh besar bagi cat kendaraan. Posisikan kendaraan di tempat yang teduh oleh bangunan. Selain soal getah, tumbangnya pohon pun dapat mengakibatkan kerusakan pada kendaraan.

Hindari pula memarkir mobil di atas permukaan miring dalam waktu lama. Hal itu dapat membuat umur kaki-kaki menjadi berbeda akibat pembagian bobot yang tak merata.

Sarung Mobil

Saat ini sarung mobil tersedia dengan berbagai jenis bahan dan aneka kemampuan perlindungan. Ada yang ha�nya mampu menjaga dari debu, hingga menggunakan bahan anti-air. Namun perlu diperhatikan, gunakanlah sarung mobil untuk melindungi mobil dari terpaan debu dan panas matahari. Tidak dianjurkan sarung mobil digunakan saat kondisi hujan. Pasalnya saat air menetes di sarung, dan sarung sedang dalam kondisi melekat ke bodi, hal tersebut berpotensi menyebabkan flek atau noda pada cat. Tentunya warna kendaraan akan kusam dan membutuhkan perawatan lagi nantinya.

Bersihkan Secara Rutin

Memarkir mobil di luar rumah membuat debu, air serta kotoran lainnya memiliki potensi lebih besar untuk melekat di kendaraan Anda. Lakukan pembersihan ringan seperti menyapunya dengan menggunakan lap untuk debu setiap hari.

Jangan biarkan kotoran menempel lama di bodi mobil. Hal tersebut dapat berkontribusi dalam membuat noda atau flek di cat kendaraan. Mencuci mobil dengan rutin juga dapat membantu untuk membuat kotoran tak memiliki kesempatan menempel lama di mobil Anda.

Manfaatkan Wax

Wax merupakan proses perawatan kendaraan untuk melapisi cat bodi. Hal tersebut akan melindunginya dari risiko warna memudar akibat terpaan cahaya matahari yang berlebihan. Waxing dapat diberikan dengan frekuensi yang lebih banyak daripada poles lantaran perlakuannya termasuk perawatan ringan.

Waxing minimal 3 kali setahun, bahkan dapat lebih banyak jika mobil Anda sangat sering dicuci dan terjemur dalam waktu lama. Waxing juga akan membuat cat mobil tetap berkilau.

Minggu, 26 Januari 2014

Tips Cegah Jamur Hinggap di Bodi & Kaca Mobil

Musin hujan dengan intensitas lebat terus mengguyur tanah air, pemilik mobil dalam status siaga dalam merawat dan menjaga mobil dari kerusakan. Hal ini terutama untuk bodi. Jika tidak cermat membersihkan, maka kandungan air hujan bisa merusak bodi secara perlahan. 

Kondisi mobil seharian bersimbah hujan masih lebih baik ketimbang cuaca bergantian antara hujan dan panas. Pasalnya, jamur justru muncul ketika mobil terkena panas sinar matahari sehabis kehujanan, dan mobil tidak dibersihkan. 

Jamur timbul biasanya dari bekas bercak air yang menempel kemudian mengering di bodi atau kaca. Hampir sebagian besar air hujan itu ada pasir dan kotorannya. Kalau sudah sampai bercak, makin susah dihilangkan. 

Cukup mudah menghilangkan kotoran pada bodi mobil, cukup cuci dengan air bersih dan keringkan dengan plas chamois setiap kehujanan. Cara ini relatif minim biaya. Namun, jika malas, maka cukup kunjungi tempat pencucian mobil. 

Setiap habis terkena hujan, langsung kita cuci. Tidak masalah rugi sedikit tiap hari nongkrong di cuci steam, tapi mobil awet. Kalau mau irit, bisa cuci sendiri. 


Selain bodi, masalah jamur juga mengancam kaca mobil. Jika terkena air hujan, jamur cepat sekali timbul. Selain itu akan timbul korosi/karat di pinggiran kaca film. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk langsung dibersihkan.

Kamis, 14 Maret 2013

Tips Agar Terhindar Beli Mobil Bekas Tabrakan

Jika anda berencana membeli mobil bekas, salah satu yang harus diperhatikan adalah periksa kondisi bodi agar terhindar beli mobil bekas tabrakan. Berikut beberapa tipsnya:


1. Pandangi cat dari jarak agak jauh dan ditempat terang. Usahakan di siang hari. Proses pengecatan yang kurang baik atau asal-asalan, menyebabkan cat terlihat belang.

2. Perhatikan pula kaca depan, apakah sudah diganti atau belum. Kecenderungannya, bila terjadi kecelakaan cukup hebat, kaca depan kerap pecah. Untuk mengetahuinya, bisa dilihat pada bagian bawah di sisi kiri atau kanan. Kaca yang asli masih ada cap dari produsen pembuat mobil.

3. Lihat juga kondisi pilar B mulai dari atas hingga bawah. Buka pintu samping dan perhatikan apakah ada bekas las atau dempulan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui, apakah pernah mengalami tabrakan dari samping.

4. Cek juga, apakah lekukan garis (nat) pada bodi samping masih lurus atau tidak. Paling mudah memeriksa sambungan antara pintu samping dan sepakbor depan atau belakang. Jika tidak segaris, salah satu bagian tersebut pernah diganti atau dicat ulang dengan hasil dempulan yang kurang bagus.


5. Jarak atau celah antar bagian pada mobil baru biasanya sama, yaitu bemper dengan lampu atau bemper dengan gril. Jika ada celah yang tidak sama berarti ada panel yang diganti atau tidak sesuai dengan bawaan pabrik.

6. Buka kap mesin, perhatikan kondisi besi bagian depan, yaitu pegangan radiator (upron). Pastikan masih lurus dan tidak ada bekas las ataupun dempul di semua permukaan, khususnya ujung dekat sepakbor (fender). Jika ada cacat, dipastikan sudah pernah tabrakan dengan efek yang cukup kencang. Juga periksa bagian belakang. Buka bagasi atau pintu belakang untuk mengetahui kondisinya.



Artikel Terkait:
Satu Dari EnamMobil Bekas Yang Dijual Pernah Kecelakaan
Pasar Mobil Bekas Terancam Oleh Mobil Murah

 

Rabu, 13 Februari 2013

Lakukan Ini Jika Mobil Baru Anda Kena Noda

Memiliki mobil baru tidak selamanya bebas perawatan. Sering dijumpai mobil baru terdapat noda di beberapa bagian bodi, kenyataan itu bisa diakibatkan mobil terlalu lama disimpan di lapangan terbuka area pabrik dan lolos inspeksi sebelum delivery ke konsumen.  

Wajar bila mobil baru terdapat noda yang susah hilang pada bagian bodi. Karena mobil diletakkan di gudang penyimpanan mobil, biasanya di area lapangan terbuka. Mobil dibiarkan terkena sinar matahari langsung dan kehujanan.
Dengan kondisi seperti itu tentu perlu perawatan. Terlebih jika noda seperti jamur yang tergolong sulit dihilangkan. Selain itu, perawatan ini berguna untuk menjaga tampilan mobil tetap seperti baru dalam jangka waktu lama.

Bila Anda mempunyai waktu luang, proses menghilangkan noda seperti ini bisa dilakukan sendiri. Caranya, cuci mobil secara lebih dahulu. Jangan biarkan mobil kusam terlalu lama. Pastikan melakukan pencucian dari bagian yang mudah hingga ke bagian yang sulit dijangkau. Dengan cara ini, Anda juga dapat melihat di titik mana saja ada noda.

Gunakan sampo khusus mobil dan cara menyeka bodi mobil dengan pola dari atas ke bawah. Hindari gerakan memutar. Hal itu untuk mencegah munculnya baret halus (swirl mark).

Ketika noda di bodi mobil sudah Anda temui, langkah selanjutkan adalah melakukan pemolesan. Anda dapat menggunakan tangan maupun mesin poles. Tuangkan obat poles pada pad, bukan pada bodi mobil. Proses pemolesan pun menggunakan gerak�an yang teratur dari kiri-kanan dan atas-bawah.

Langkah berikutnya adalah melapisi bodi mobil dengan wax. Langkah ini dimaksudkan untuk menghilangkan noda pada mobil baru dan sekaligus mengilapkan cat mobil. Se�baiknya pilih wax dan ramah lingkungan.

Gunakan wax secukup�nya dengan cara oleskan wax pada kain katun (pad). Lalu gosokan ke bagian bodi mobil secara merata dengan sedikit tekanan. Menggunakan mesin poles bisa memberi hasil lebih baik.

Minggu, 10 Februari 2013

Tips Hemat Lindungi Cat Mobil

Serangga dan kotoran burung menjadi salah satu penyebab kerusakan lapisan clear coat pada cat. Kandungan asam yang tinggi dapat membuat noda di bodi mobil Anda bila tidak lekas dibersihkan.  

Pun begitu dengan kerikil. Bila Anda kerap menggunakan akses jalan bebas hambatan, kerikil dapat melukai bagian depan mobil. Begitu pula dengan proses buka tutup pintu. Bila diperhatikan, banyak goresan akan terjadi di belakang handel. 
Untuk mengatasi beragam masalah ini. Stiker dapat dijadikan solusi murah dan aman. Tentu pilihan stiker transparan menjadi solusi tepat bila Anda ingin cat mobil terlihat seperti aslinya.

Khusus kap mesin dan atap, warna hitam atau serat karbon juga dapat dijadikan pilihan untuk memberikan kesan sporty. Dan cukup banyak pemilik kendaraan yang melakukan langkah ini untuk melindungi cat mobilnya. 

Dengan memasang stiker, beberapa keuntungan dapat diperoleh. Harganya terjangkau dan dapat dilepas sewaktu-waktu bila kualitas stiker telah menurun. Umumnya, usia pakai stiker sekitar 1-2 tahun.

Khusus untuk kap mesin, stiker dapat dijadikan solusi terbaik untuk mencegah timbulnya jamur. Desain kap mesin saat ini yang kecil, membuat suhu yang diterima kian tinggi. Efeknya, perubahan suhu terutama ketika terkena air hujan akan mempercepat tumbuhnya jamur. 
Poles memang dapat dilakukan untuk menangani jamur di cat mobil. Tapi bila sering dipoles, tentu lapisan clear coat akan semakin tipis. Bila sampai hilang, tentu cat tak lagi memiliki perlindungan dan warna pun dapat cepat memudar. 

Sisi lain dari penggunaan stiker ini terletak pada tingkat kesulitan pemasangan. Ketika Anda memilih stiker berwarna, tak ada salahnya Anda sedikit cerewet jika melihat ada pemasangan yang kurang rapi. Terutama di bagian lekukan yang perlu dipanasi dengan pemanas dan untuk sudut tajam di mana stiker perlu pemotongan.

Selasa, 05 Februari 2013

Tips Cegah Efek Buruk Air Hujan

Saat Musim hujan seperti sekarang ini, semua bagian bodi mobil yang dibuat dari pelat besi berisiko terserang korosi. Kecuali mobil Anda menggunakan aluminium sebagai bahan pembuat bodinya. 

Celakanya, air hujan bisa masuk ke celah-celah dan sudut bodi yang kurang mendapat perhatian. Dan air ini akan lebih lama bersarang jika terdapat kotoran seperti pasir yang membuatnya lebih susah kering. Jika dibiarkan, air ini akan menimbulkan oksidasi dan selanjutnya berubah menjadi karat.
Cara paling mudah mencegah karat di mobil adalah dengan mencucinya secara teratur. Minimal seminggu sekali, atau dalam musim hujan seperti sekarang, seminggu dua kali. Dengan mencuci teratur, kotoran akan hilang dan air lebih mudah mengering. 

Selain itu, oksidasi atau bercak juga bisa timbul pada permukaan cat. Air hujan yang dibiarkan lebih dari 24 jam akan berpotensi memunculkan water spot. Jika water spot ini dibiarkan, lama kelamaan akan berubah menjadi acid spot. Selain membuatnya sangat sulit atau bahkan tak bisa dihilangkan, spot ini akan mengurangi kekuatan cat melindungi bodi. Dan jika cat sampai pecah, pelat besi pun akan langsung terkena udara lembab serta air, dan selanjutnya akan timbul karat. 
Di samping air hujan, kotoran burung, getah pohon, asap knalpot dan kawasan pantai juga merupakan senyawa yang sangat berbahaya bagi cat mobil Anda. Berikut beberapa tips ringan untuk mencegah munculnya karat: 

1. Cucilah kendaraan Anda jika habis kena air hujan
2. Lap pakai kain bersih hingga benar-benar kendaraan Anda kering
3. Poles mobil dan bubuhkan wax  agar air tak mudah menempel, sekaligus memberi perlindungan tambahan pada bodi mobil.
4. Cucilah paling tidak 2 minggu sekali di tempat pencucian mobil agar kotoran di kolong tersingkir



Artikel Terkait:
Panduan Memilih Ban Mobil saat Musim Hujan
Kenali Bagian Rawan Jamur dan Karat pada Mobil


Selasa, 29 Januari 2013

Cara Mudah Bersihkan Dasbor Mobil

Dasbor merupakan bagian interior yang sering ditumpuki oleh debu, khususnya mobil  dengan kaca sering terbuka atau pengemudinya perokok. Dapat dibayangkan, kalau dibiarkan begitu saja dalam waktu cukup lama, dasbor jadi kusam. Bahkan, bisa mengganggu kesehatan pengemudi dan penumpang, khusus bila AC dioperasikan. Karena itulah, dasbor perlu dibersihkan agar penampilan resik dan mengilap, termasuk bagian-bagian yang sulit dijangkau.


Berikut proses membersihkannnya:

1. Usap permukaan dasbor dengan lap plaschamois dengan kondisi sedang (tidak terlalu basah dan kering). Dengan cara ini, debu yang menempel di permukaan dasbor sudah bisa dihilangkan. Kendati demikian masih meninggalkan kotoran yang sudah melekat lama.

2. Setelah kering semprotkan obat pembersih atau pengilap ke permukaan dasbor. Penyemprotan dilakukan per bagian agar bisa dibersihkan dengan cepat menggunakan sikat gigi atau kuas sebelum kering. 

3. Usap permukaan yang telah dibersihkan dengan lap sebelum obat mengering. Biasanya kotoran yang sudah menempel pada dasbor terangkat oleh lap tersebut, kotoran tampak pada lap.

4. Untuk celah permukaan yang sempit seperti lubang AC dan pinggiran head unit,menggunakan korek kuping. Basahi kapas dengan obat kemudian gosokkan berulang-ulang. Lalu usap menggunakan sisi yang satu lagi (yang masih kering dan bersih). 

5. Ingin lebih rapi lagi, bersihkan permukaan trim pintu (dari kulit atau plastik). Proses sama dengan membersihkan dasbor.