Kamis, 26 September 2013

Cara Mudah Setel Kopling Avanza-Xenia

Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia masih menggunakan kabel pada sistem koplingnya, keuntungannya jika putus ditengah jalan, mudah menggantinya dan siap melanjutkan perjalanan lagi. Tentu saja harus punya atau bawa kabel kopling cadangan.


Selain keuntungan juga ada kelemahannya, yaitu sistem kabel jika sudah lama digunakan, lambat laun kabel akan seret karena kotoran dan gesekan. Bisa saja kabel kopling ini diganti atau dilumasi oli, namun perlu diingat dekrup dan kampas kopling juga ikutan menipis. Akibatnya pijakan pedal koplingpun berubah.

Pemecahannya mudah, tinggal setel sendiri jarak main pedal kopling. Caranya:

1. Buka kap mesin, lalu intip ke bawah di antara pipa dipstick oli dan kolom setir, ada mur plastik yang besar bentuk kembang. Itulah plastik penyetel pedal koling.

2. Putar ke kanan atau swearah jarum jam supaya jarak pijakan kopling menjadi tinggi, atau putar sebaliknya kalu kurang dalam. Untuk idealnya jarak pijakan kopling disetel setengah dari pijakan paling dalam atau disesuaikan kebutuhan pengemudi.
Nah selamat mencoba sendiri di rumah.

Jumat, 06 September 2013

Benda - benda Ini Harusnya Ada di Mobil

Saat berkendara kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi saat mengemudikan mobil. Selain ban cadangan, ada hal-hal kecil yang tak boleh dilupakan dan harus ada di dalam mobil. 
Disimpulkan inilah benda-benda yang dibutuhkan pada saat darurat. 

1. Senter. Tak usah membayangkan senter besar, cukup bawa yang kecil LED. Selain tahan lama, juga praktis dan tak kalah penting, terang. Gunanya, kalau ada gangguan di malam hari. 
2. Pengukur tekanan ban. Banyak dijual di pasaran. Ukurannya tidak butuh tepat khusus. Sangat berguna untuk mengetahui tekanan ban. 
3. Kotak P3K. Sangat penting, terutama untuk yang sering membawa anak-anak. Sangat berguna untuk pertolongan pertama. 
4. Buku manual. Ketika Anda butuh mencari info mengenai gejala tak lazim di mobil, atau mencari tombol khusus secara mendadak dan tahu tempatnya, buku ini berguna. 
5. Peralatan ganti ban. Dongkrak, kunci pass dan tentu saja ban cadangan. Pastikan semua barang ini ada, bahkan ketika Anda membeli mobil bekas. 
6. Segitiga peringatan. Sewaktu-waktu mogok di tengah jalan, atau harus memperbaiki sesuatu di pinggir jalan, tanda segitiga yang bisa memantulkan cahaya mengurangi risiko ditabrak. 
7. Pisau lipat serbaguna. Tak cuma pisau, ada obeng kecil, pencongkel dan lainnya. Sangat berguna untuk membetulkan baut kecil kendor atau butuh pisau untuk memotong kabel yang korslet, misalnya. 
8. Sekring. Harganya murah> Suatu saat komponen ini dibutuhkan ketika terjadi korsleting. Tak perlu telepon bengkel, tinggal mengganti sendiri. Namun harus dites dulu. Sebaiknya, tanya dulu mekanik atau baca buku manual, untuk mengetahu bentuk dan ukuran sekring yang dibawa. 
 9. Kabel jumper. Mobil mendadak mati karena aki tekor, solusinya pakai kabel jumper untuk �meminjam� listrik dari mobil lain. Penting, tapi sekali lagi, lihat cara mengunakannya di buku manual. 
10. Selotip. Pilih yang tahan panas dan tebal. Berguna untuk apa saja, misalnyamenambal kaca yang pecah sementara, atau bahkan mengikat komponen yang jebol. 
11. Lap serbaguna dan sarung tangan. Misal mengelap kopi tumpah, dipstik setelah mengecek oli atau keperluan lain. Sarung tangan berguna melindungi telapak ketika mengganti ban atau memeriksa sesuatu. 
12. Kantung sampah besar. Bukan untuk menyimpan sampah, tetapi dimanfaatkan ketika hujan Anda harus �ngolong� ganti ban, atau memodifikasinya sebagai ponco.

Rabu, 04 September 2013

Kenali Munculnya Getaran di Setir Mobil

Masih banyak pengendara mobil melakukan kesalahan dalam perawatan kendaraan, salah satunya sikap menganggap remeh gejala-gejala yang sebenarnya dapat memicu kerusakan lebih serius. 

Contohnya, jika setir (kemudi) bergetar sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Seharusnya setir tidak terlalu menimbulkan getaran ketika melaju pada kecepatan berapa pun. Namun, banyak kasus yang terjadi di mana mulai terasa getaran saat mobil dipacu pada kecepatan di atas 100 km/jam. 

Gejala ini sebenarnya mengindikasikan telah terjadinya masalah pada roda-roda bagian depan. Umumnya, kasus ini dipicu roda-roda yang tidak balance. Jika dibiarkan, komponen-komponen yang terkait dengan setir dapat terkena imbas. Misalnya, tie rod, end tie rod, bushing steer, serta lahr akan cepat aus dan tidak presisi (oblak). 

Sebaiknya, jika mendapatkan setir bergetar kurangi kecepatan kendaraan. Berkendaralah dengan kecepatan yang tidak menimbulkan getaran pada setir. 

Tentu saja, diharapkan dengan berkurangnya kecepatan, getaran pada setir berkurang, maka efek kerusakan pada komponen lain pun dapat diminimalisir. Selain itu, bergegaslah membawa mobil Anda ke bengkel untuk dilakukan balancing. 

Sebagai bentuk pencegahan, rawatlah kendaraan secara teratur. Jangan lupa, setiap kelipatan 10.000 km lakukanlah balancing. 

Getaran juga dapat disebabkan jika roda-roda mobil sering dipaksa secara kasar melintasi medan yang buruk. Karena itu, bila kebetulan berkendara di jalan yang berlubang, melajulah dengan kecepatan pelan agar benturan pada roda tidak terlalu keras.

Kamis, 18 Juli 2013

Tips Pilih Bengkel Mobil Non-Resmi

Bengkel resmi agen pemegang merek (APM) rata-rata memiliki standar kualitas yang baik, sesuai dengan syarat dari prinsipal-nya. Artinya, ada standar yang berlaku secara internasional, misalnya workshop BMW atau Mercedes-Benz di Indonesia, memang sesuai dengan standar kedua manufaktur itu secara global.

Demikian pula dengan bengkel resmi Toyota, Suzuki, Ford, Honda, Chevrolet, Mazda, Daihatsu, Subaru, Ferrari dan sebagainya.


Tetapi, bagaimana bila suatu ketika Anda harus masuk ke bengkel non-resmi? Atau ketika Anda memang ingin memilih perawatan mobil Anda diserahkan kepada bengkel non-resmi? Agaknya, Anda harus punya prinsip bahwa penampilan sebuah bengkel tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas pekerjaan dan layanannya.

Artinya, bisa saja sebuah bengkel tampil bagus dan megah, namun kualitas pekerjaannya kurang memuaskan. Atau sebaliknya, suatu bengkel kelihatan bergaya 'asli bengkel' (terlihat kotor dengan banyak ceceran oli atau tool yang berserakan), termasuk bangunan yang sederhana, namun kerjanya memuaskan.

Memang tak mudah menemukan bengkel non-resmi yang cocok di hati. Kuncinya adalah 'teliti sebelum membeli'. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang suatu bengkel yang Anda incar, baik dari teman-teman, mailing list, atau media cetak.

Kemudian bila Anda merasa berminat pada bengkel itu, mulailah dengan meminta layanan yang mudah dan murah, misalnya penggantian oli, spooring-balancing dan sebagainya. dari pekerjaan kecil seperti itu, Anda bisa menilai kira-kira seperti apa kualitas bengkel itu untuk pekerjaan yang lebih besar.

Selain itu, jangan ragu untuk berkomunikasi dengan mekanik, manajer atau pemilik bengkel, untuk mengetahui sejauh mana kepedulian mereka kepada pelanggan, sekaligus kemampuan mereka dalam dunia mobil. Bila Anda berhasil menemukan bengkel non-resmi yang cocok, maka selanjutnya perawatan mobil Anda bisa lebih murah, berkualitas, fleksibel dan nyaman.

Jumat, 24 Mei 2013

Inilah Penyebab Kerusakan Power Steering

Pada umunya kini setiap mobil sudah dilengkapi dengan power steering. Untuk mobil lama, sebagian besar masih menggunakan power steering hidraulik. Untuk ini digunakan cairan yang dipompa sehingga menghasilkan tekanan pada rumah setir. Pompa bekerja karena digerakkan (diputar) oleh mesin melalu V-belt.

Untuk mobil terbaru, kebanyakan power steering digerakkan oleh motor listrik sehingga disebut Electric Power Steering (EPS).
Untuk power steering hidraulik, masalah yang sering muncul adalah kebocoran karena "sil' pada rumah setir aus. Akibatnya  pemilik mobil setiap hari harus menambah cairan untuk power steering.

Berikut ada beberapa hal yang menyebabkan kelengkapan ini rusak.

1. Usia. Umur komponen di atas 5 tahun atau mobil sudah menempuh jarak 100.000 km. Masalah yang sering terjadi, kebocoran di selang atau di rack steer. Tanda-tandanya, muncul rembesan atau tetesan cairan power steering. Saat setir diputar, muncul suara mendegung. Untuk mengatasinya sementara waktu, pemilik mobil sering menambahkan cairan power steering.

Kalau itu yang terjadi,sil harus diganti. As pegas setir dibersihkan.karena di dalamnya dipastikan terdapat kotoran berupa debu atau gram (kikisan logam). Jika dibiarkan, akan merusak permukaan as.

2. Boot rack steer robek. Biasanya terjadi saat melintas jalan rusak. Di samping itu, karena dibuat dari karet, bisa rengat dan pecah. Jika dibiarkan, air, debu dan kotoran akan masuk ke as setir dan menyebabkannya berkarat. Indikasi as setir kotor dan berkarat, saat diputar berbunyi. Setir juga berat ketika diputar.

3. Salah isi cairan. Pemilik mobil malas ke bengkel memperbaiki kebocoran. Mereka mengatasinya dengan mengisi ulang cairan power steering. Ternyata banyak yang salah isi. Menurut Julius, beberapa konsumen menganggap cairan power steering sama dengan yang digunakan untuk kopling dan rem. Padahal, sifatnya berbeda.

4. Pemakaian tidak wajar. Biasanya terjadi pada mobil yang dipakai untuk balap, slalom dan drifting atau sering bermanuver secara ekstrem pada kecepatan tinggi. Akibatnya, tekanan cairan pada sirkuit power steering menjadi sangat tinggi dan panas. Semakin sering diperlakukan seperti itu, selang akan rusak dan bocor.

Minggu, 19 Mei 2013

Tips Memilih Alarm yang Aman buat Mobil

Alarm konvensional yang saat ini beredar, rata-rata berfungsi memperlambat proses kerja pencuri mobil. Karena harus melumpuhkan sistem tersebut terlebih dahulu sebelum membawa kabur mobil.


Cara pencuri biasanya dengan memotong kabel sirine alarm atau memutus kabel disekitar kepala aki. Tapi kini banyak produsen alarm yang sudah punya beberapa komponen jitu untuk mengakalinya.

Alarm dengan harga murah (di bawah Rp 1 juta) lebih mudah dilumpuhkan maling. Karena itu usahakan membeli alarm dengan fitur beragam untuk menyulitkan kerja maling.

Termasuk yang bisa membuatnya ketahuan. Kalau sudah begini, mereka akan langsung kabur. Beberapa langkah yang harus diperhatikan sebelum memilih alarm agar aman.

1. Cari model dengan fitur beragam dengan punya banyak kemampuan, misalnya GPS treking untuk memonitor keberadaan mobil, mematikan mesin dari jauh (lewat internet), ponsel pintar. Makin banyak pelengkap, kerja kerja maling kiat sulit. Memang harus mengeluarkan dana lebih besar. Tapi itu konsekuensi yang harus dibayar.

2. Sembunyikan letak sirine di lokasi yang sulit digapai tangan. Kabel penghubung sebisa mungkin melewati jalur yang sulit dijangkau atau tidak terlihat. Hal tersebut akan menyulitkan maling melumpuhkan sirine.

3. Lindungi kabel di sekitar kepala aki dengan bahan yang tidak mudah dipotong. Tidak perlu terlalu panjang, minimal 5-7 cm dari kepala aki.

Selasa, 07 Mei 2013

Inilah Penyebab Mobil Tiba-tiba Bisa Terbakar

Beberapa waktu belakangan ini marak terjadi kasus kebakaran yang menimpa mobil. Hal ini membuat para penggunanya resah. Apalagi bagi yang masih awam sehingga tidak mengetahui apa penyebab mobil bisa terbakar tiba-tiba. 
Berikut adalah apa saja penyebab umum mobil bisa terbakar tiba-tiba: 

Pada dasarnya sebuah mobil memang terdiri dari bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti plastik, katun, juga karet dan yang paling penting lagi bahwa pada mobil terdapat bahan bakar yang mudah terbakar. 

Adanya kebocoran pada titik-titik tertentu paling banyak penjadi penyebab mobil berpotensi terbakar. Kebocoran oli pada daerah yang panas, dekat area Exhaus/Knalpot yang menyebabkan oli dapat terbakar. 

Juga kebocoran saluran bahan bakar terutama pada sambungan/klamp pipa-pipa bahan bakar yang dekat dengan sumber panas, juga punya potensi serius yang bisa menyebabkan mobil terbakar. 

Selain kebocoran, terjadinya gangguan pada sistem kelistrikan seperti hubungan singkat karena adanya penyambungan kabel dengan lokasi sumber dan isolasi sambungan yang tidak benar, pun berpotensi menyebabkan mobil terbakar. 

Terakhir, juga harus hati-hati dalam menggunakan sekering pada mobil anda. Pemberian kapasitas sekering yang tidak sesuai dengan beban kelistrikan yang dipakai bisa menyebabkan kebakaran.